Berita

juul-tawarkan-produk-alternatif-bagi-67-juta-perok-513x278.jpg?token=f7920da783840597136a2038bccb97b6

Resmi Diluncurkan di Indonesia, Juul Tawarkan Alternatif untuk Perokok Dewasa

Jakarta, 10 Juli 2019 – JUUL Labs, produsen Electronic Nicotine Delivery System (ENDS) terkemuka dari Amerika Serikat, hari ini mengumumkan peluncuran perangkat JUUL dan JUULpods di Indonesia. Peluncuran ini menandai kelanjutan langkah JUUL dalam mewujudkan misinya untuk membantu meningkatkan kualitas hidup satu miliar perokok dewasa di dunia dengan menciptakan produk yang inovatif sebagai alternatif dari rokok. Melalui kemitraan eksklusif bersama PT Jagad Utama Lestari (PT JUL), anak perusahaan PT Erajaya Swasembada Tbk. (Erajaya Group), produk JUUL kini tersedia untuk perokok dewasa di Indonesia yang ingin beralih dari rokok.

JUUL Labs Inc. didirikan oleh Adam Bowen dan James Monsees. Keduanya adalah mantan perokok. Saat mereka masih menjadi perokok, mereka merasa terganggu oleh dampak merokok terhadap kesehatan pribadi dan kehidupan sosial tapi tidak dapat menemukan alternatif yang sesuai. Adam dan James pun kemudian mulai mengembangkan konsep produk alternatif pada pertengahan tahun 2000-an ketika mereka masih menjadi mahasiswa di Stanford. Pada tahun 2015, JUUL diluncurkan pertama kalinya di Amerika Serikat, satu dekade setelah proses penelitian dan pengembangan produk.

Dirancang dengan mempertimbangkan kebiasaan perokok, JUUL merupakan perangkat dengan teknologi unik. Produk JUUL yang bersistem tertutup (closed vaping system) ini menggunakan pods yang tidak dapat diisi ulang dengan pengendalian suhu yang sudah dipatenkan, sehingga penggunanya mendapatkan pengalaman yang konsisten. Selain itu, dengan meniadakan tombol, JUUL menjanjikan pengalaman penggunaan produk yang mudah digunakan, bersih, bebas dari abu dan bau bagi penggunanya. Desain, fungsi, dan pengalaman, yang dihadirkan oleh JUUL memberikan alternatif yang efektif bagi para perokok dewasa di Indonesia yang ingin beralih.

James Monsees, Co-Founder and Chief Product Officer JUUL Labs mengatakan, “Di JUUL Labs, misi global kami adalah untuk meningkatkan kualitas hidup satu miliar perokok dewasa di dunia dan kami telah melihat sejumlah kesuksesan dalam mencapai misi tersebut di negara di mana kami beroperasi. Di AS, kami melihat perokok mulai beralih ke alternatif yang lebih rendah risiko dan kami berharap dengan hadirnya JUUL di Indonesia, perokok dewasa juga memiliki alternatif untuk beralih.”

Hal ini sejalan dengan fakta bahwa ada 67 juta perokok dewasa di Indonesia atau sekitar 30% dari jumlah populasi dewasa di Indonesia. Angka ini menjadikan Indonesia negara dengan jumlah perokok ketiga terbesar di dunia. Laporan World Health Organization (WHO) tahun 2018 mencatat 225.720 orang meninggal setiap tahunnya akibat penyakit yang berhubungan dengan konsumsi rokok, atau sekitar 14,7% dari keseluruhan tingkat mortalitas. Di Indonesia, setiap tahunnya beban ekonomi akibat merokok dapat mencapai Rp 600 triliun, termasuk biaya langsung untuk perawatan kesehatan dan biaya tidak langsung yang disebabkan oleh hilangnya produktivitas akibat mortalitas dan morbiditas.

Kent Sarosa, Country General Manager JUUL Labs Indonesia mengatakan, “Di Indonesia, merokok merupakan salah satu penyebab utama kematian yang berhubungan dengan penyakit yang dapat dicegah. JUUL memiliki visi untuk mengatasi jumlah perokok yang meningkat di Indonesia dengan menawarkan produk alternatif yang inovatif untuk para perokok. Kami juga mendukung diskusi mengenai kebijakan di masa depan yang tepat sasaran untuk kategori produk inovatif ini.”

Chee Ping Sim, Direktur PT JUL mengatakan, “PT JUL menyambut baik inisiatif JUUL Labs untuk meningkatkan kualitas hidup para perokok dewasa di Indonesia dengan menyediakan alternatif untuk beralih dari rokok. Melalui kerja sama ini, kami percaya bahwa kini perokok di Indonesia memiliki pilihan untuk mengurangi dampak dari merokok baik untuk diri mereka sendiri maupun orang lain di sekitar mereka.”

Pada kesempatan terpisah, Nirwala Dwi Heryanto, Direktur Teknis Dan Fasilitas Cukai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan mengatakan, “Bea Cukai terbuka terhadap perkembangan industri baru melalui pengenaan cukai terhadap produk seperti JUUL ini, sehingga ke depannya Bea Cukai dapat melakukan pengendalian, pengawasan dan pemetaan secara konsisten.”

Perangkat JUUL akan tersedia dalam dua jenis, slate dan silver, dengan harga eceran Rp 450.000 per unit. JUULpods akan tersedia dalam kemasan berisi dua pod seharga Rp 100.000 per kemasan dengan dua pilihan kadar nikotin (3% dan 5%) dan tersedia dalam empat rasa (Tembakau Virginia, Mint, Mangga, dan Vanila) untuk memenuhi kebutuhan nikotin yang berbeda dari perokok dewasa serta membantu mereka beralih. Pengguna juga dapat membeli USB Charging Dock tambahan dengan harga eceran Rp 80.000 per unit.

Kios JUUL saat ini tersedia di Pacific Place (Jakarta) dan Beachwalk Shopping Centre (Bali), dan dalam waktu dekat akan hadir dua toko lagi di Cilandak Town Square dan Plaza Indonesia, keduanya berlokasi di Jakarta. Selain itu, produk JUUL juga akan tersedia di beberapa toko serba-ada, toko vape, dan gerai F&B, di Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, dan Bali.

Worldwide Information Survey and Analysis Company Nielsen Survey Results, based on the Status of Electronic Cigarette Sales in Grocery Stores, Marts, Drug Stores, and Convenience Stores across the US for 4 Weeks ending on November 3, 2018